Arema Cronus gagal meraih poin penuh saat
menjamu Persita Tangerang di Stadion
Kanjuruhan, Malang, Senin (18/8) setelah
hanya mampu bermain imbang 1-1.
Arema yang tampil mendominasi sepanjang
jalannya pertandingan unggul terlebih dahulu
melalui tandukan Thierry Gathuessi.
Sementara Persita sukses menyamakan
kedudukan pada menit ke-80 lewat sundulan
Luis Edmundo.
Sejak awal pertandingan, Arema yang begitu
termotivasi untuk melanjutkan tren positif
usai melawan Barito Putera tampil menekan.
Cristian Gonzales, Alberto Goncalves hingga
Gustavo Lopez terus berusaha mencetak gol
melalui gempuran demi gempuran yang
mereka lakukan. Namun solidnya barisan
pertahanan Persita mampu menggagalkan
setiap peluang tuan rumah untuk mencetak
gol.
Berupaya memecah kebuntuan serangan,
Arema mengubah taktik dan komposisi
pemain. Mereka kembali menerapkan skema
4-3-3 dengan menarik keluar Benny Wahyusi
dan memasukkan Samsul Arif.
Pergantian ini membuahkan hasil pada
penghujung babak pertama. Samsul diganjal
di kotak penalti oleh Hari Chaniago. Wasit M.
Adung pun menunjuk titik putih. Namun,
Gustavo Lopez menyia-nyiakan kesempatan
tersebut. Sepakan kerasnya melenceng dari
gawang Yogi Triana.
Pada awal babak kedua, Arema kembali
mengubah komposisi pemain. Arif Suyono
ditarik dan digantikan Hendro Siswanto.
Pergantian ini menambah daya dobrak
Arema. Lima menit laga babak kedua
berjalan, tuan rumah memiliki peluang
pertama. Namun, Yogi Triana masih sigap
menepis bola sepakan Cristian Gonzales.
Penampilan cemerlang Yogi Triana di bawah
mistar gawang terus berlanjut saat dia dua
kali menggagalkan peluang Gathuessi lewat
sundulannya yang tajam.
Pada menit ke-71, kebuntuan Arema akhirnya
pecah. Sebuah sundulan dari Thierry
Gathuessi memanfaatkan umpan Gustavo
Lopez kali ini gagal dibendung Yogi Triana.
Arema pun unggul 1-0.
Usai unggul, barisan pertahanan Arema
lengah. Sepuluh menit berselang, tim tamu
sukses menyamakan kedudukan setelah
sundulan Luis Edmundo gagal diantisipasi
Kurnia Meiga. Skor 1-1 ini bertahan hingga
pertandingan usai.
Senin, 18 Agustus 2014
REVIEW: Arema 1 - 1 Persita | Tertahan di Kandang
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar